Sejarah Singkat

Pada Tanggal 26 Juni 1962 telah terbentuk sebuah Yayasan Pendidikan di Darussalam Banda Aceh, yaitu Yayasan Teungku Chik Pante Kulu yang diprakarsai oleh Pemerintah Daerah Istimewa Aceh.

Yayasan pendidikan ini bertujuan untuk membangun sebuah Pesantren (Dayah) Tinggi Islam. Sebagai realisasi dari cita-cita yayasan tersebut, maka didirikan sebuah Pesantren Tinggi yang diberi nama Pesantren Tinggi Teungku Chik Pante Kulu di Darussalam - Banda Aceh, yang lokasinya tidak jauh dari Universitas Syiah Kuala dan IAIN Jamiah Ar-Ranirry. Peresmian pembukaannya dilakukan oleh Presiden RI Soeharto, pada Tanggal 31 Agustus 1968.

Dalam kenyataannya Pesantren Tinggi tersebut kurang berkembang, sehingga oleh Pimpinan Yayasan dan Pesantren Tinggi dialihkan menjadi Sekolah Tinggi dengan membuka Fakultas Syariah, dengan status terdaftar pada Kopertis di Jakarta pada Tanggal 7 April 1975.

Selanjutnya dalam pengembangannnya serta memperhatikan animo calon-calon mahasiswa dan cita-cita yayasan, maka pengurus dalam rapatnya pada Tanggal 15 Februari 1986 telah sepakat memperbaharui Anggaran Dasar dan Sasaran Yayasan.

Di dalam Anggaran Dasar tersebut ditegaskan untuk mendirikan dan mengembangkan sebuah Universitas Islam Aceh, Sekolah Tinggi, Akademik atau lembaga pendidikan lain yang bersifat agama dan umum sesuai dengan tujuan pendidikan di Indonesia.

Berdasarkan pertimbangan kebutuhan tenaga ahli di daerah dan sekitarnya dan prospek pengembangan masa depan serta hasil konsultasi dengan Rektor Universitas Syiah Kuala, Kepala Kantor Wilayah Kehutanan Propinsi Daerah Istimewa Aceh dan Kopertis Wilayah-I Medan, maka didirikan STIK Pante Kulu pada Tanggal 15 Juli 1986. Pendirian ini didasarkan atas naskah perjanjian kerjasama antara Yayasan Teungku Chik Pante Kulu dengan Kantor Wilayah Kehutanan Propinsi Daerah Istimewa Aceh Nomor: 1938/II/KWA-1/1986, Tanggal 15 Juli 1986. STIK Pante Kulu memperoleh status terdaftar sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan kebudayaan RI, Nomor: 0429/O/1987, Tanggal 23 Juli 1987 dan ditetapkan sebagai hari jadi STIK Pante Kulu (23 Juli). Pada tahun 1991 direalisasikan pula kerjasama dengan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB), Nomor: 058/STIK-PTIA/G-1991 dan Nomor: 391A/PT39.H4.FKT/G-1991, Tanggal 31 Januari 1991 dalam hal penyelenggara Ujian Negara Cicilan dan pengembangan Tri Darma Perguruan Tinggi STIK Pante Kulu.

Sejak dimulainya pendidikan Program Sarjana (S1), maka Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan membuka tiga Jurusan dengan tiga Program Studi yaitu:

  1. Jurusan Manajemen Hutan, dengan Program Studi Manajemen Hutan 
  2. Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan, dengan Program Studi Konservasi Sumber Daya Hutan dan 
  3. Jurusan Teknologi Hasil Hutan, dengan Program Studi Teknologi Hasil Hutan. 

Akan tetapi berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI, Nomor: 163/DIKTI/KEP/2007 Tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi pada Perguruan Tinggi Tanggal 29 November 2007, maka STIK Pante Kulu sejak Tahun Ajaran 2008/2009 hanya mengasuh satu Program Studi, yaitu Program Studi Kehutanan.

Sejak berdiri Sekolah Tinggi Ilmu kehutanan ini dipimpin oleh: (1) Ir. Rahmadi: 1986-1987, (2) Ir. Amir Hamzah: 1987-1993, (3) Ir. Wahid Mustafa: 1993-1993, (4) Ir. Ombo Satjapradja: 1994-1997, (5) Ir. Widodo S. Ramono: 1997-2000, (6) Ir. Hanifah Affan, MM: 2000-2004, (7) Ir. Amir Hamzah: 2004-2008, (8) Ir. H.M. Yusuf Nyakpa, M.Sc: 2008-2013, (9) Ir. Saodah Lubis, M.Sc: 2013-2014, (10) Dr. Muhammad Sayuti, SP, M.Si: 2014-2015, (11) Dr. Razali Abdullah, M.Pd: 2015-2015, (11) Fachrurrazi Zamzami, SE, MBA: 2015-2017, dan (12) Ir. Helmi Hasan Basri, MP: 2017-2021.

Popular Posts